Tag Archives: Samsung

Underwater Research Videography dengan SAMSUNG GALAXY S7

APA yang menarik dari sebuah perjalanan? Tentu saja banyak hal menarik yang layak diabadikan. Maka setiap misi riset kami yang terkesan melelahkan dan ribet itu, kerap berubah menyenangkan dan pantas diceritakan. Tetapi apa jadinya, jika sebuah persiapan riset terasa merepotkan oleh bawaan penting yang sekaligus alat utama ekspedisi?

Sebagai tim periset lepas yang kerap menerima tugas riset dari lembaga-lembaga tertentu—khususnya riset bidang coral reef ecology, coral reef mapping, dan oceanography—tentu saja kami kerap dibuat repot oleh lusinan alat yang harus kami bawa. Tak sekadar berat, Bung! Alat-alat ini juga butuh ruang ekstra di dalam mobil. Ruang ekstra berarti keamanan ekstra. Ruang ekstra berarti dana ekstra juga, toh!

Foto_01

Keamanan peralatan pendukung riset sangat penting. Kami harus ekstra ketat menjaga peralatan elektronik agar tak terbentur, terjatuh, tertimpa, atau tertekan peralatan berat non-elektronik lain di tempat penyimpanan selama menempuh rute ekspedisi bermedan berat. Camcorder dan charger baterai yang beratnya—amit-amit—tiga kilogram lebih sedikit. Belum lagi perangkat penyimpan data film/foto, portable player & editing, underwater casing, Digital Single Lens Reflex (DLSR) camera, tripod & monopod, dan lainnya. Ini masih ditambah peralatan selam jika kami harus melakukan riset data dan pemetaan bawah air. Wuih.

Pada mapping project di area dinding terumbu karang (rock and coral reef) tim penyelam kami kerap kerepotan menjaga keseimbangan dalam air saat pengambilan gambar. Camcorder dan perlengkapan selam yang serba berat bisa merepotkan. Ingat!—saat menyelam, kami tidak boleh terlalu fokus pada peralatan. Kami harus juga mewaspadai perubahan kedalaman, kompresi, dan arus laut. Ketiga hal ini justru sangat berbahaya dan bisa mengancam nyawa. Perubahan kedalaman yang tiba-tiba akan menyebabkan kompresi (perubahan tekanan air). Arus air yang bisa tiba-tiba berubah akan menyeret penyelam entah ke mana.

Untuk menyiasatinya, kami biasanya mengganti camcorder dengan fungsi video pada kamera DLSR karena cenderung lebih ringan dan mudah dikendalikan. Tapi penggantian ini, sebenarnya, nyaris tak mengubah apa-apa, kecuali berat alat. Kamera DLSR tetap memerlukan camera steady stabilizer agar penyelam bisa mendapatkan kondisi stabil saat pengambilan gambar di bawah air. Lagipula, DLSR lumayan boros baterai saat difungsikan dalam video-mode, dan itu artinya portable charger harus selalu siap menyuplai baterai-baterai yang sudah terisi penuh.

Foto_02

Saat proses pengambilan video bawah air, diver harus membagi beban pakaian selam dan peralatan rekam di tangan. Ini juga masalah tersendiri. Karena ukurannya yang lumayan besar, camcorder dan DLSR harus dikendalikan dengan dua tangan dan ini kerap menyulitkan pada area karang yang sempit. Pakaian selam dan kelengkapannya (scuba tank, bouyancy compensator device, regulator, dive weight belt, dan lainnya) saja bisa mencapai berat 36-38Kg. Beban perlengkapan selam dan ukuran peralatan rekam membuat pergerakan videografer sangat terbatas.

Penting bagi tim riset kami—menurut Ellys, owner Alexa Scuba sekaligus koordinator tim selam kami—memiliki alat yang bisa meringkas semua kebutuhan pendokumentasian di bawah air, “dan tentunya mumpuni,” ujar Ellys, senior-dive bersertifikasi master dive instructor.

Foto_03

SAMSUNG GALAXY S7 adalah keputusan tepat. Spesifikasi gawai terbaru Samsung ini jelas mampu meringkas semua kebutuhan pendokumentasian dalam kerja riset kami. Kelak, kami tak lagi memerlukan extra stuff space dan memanfaatkan kelebihan ruang dalam kabin mobil kami untuk menampung logistik—sekaligus membuat flexibility riset kami di lapangan menjadi lebih longgar. Tentu yang terpenting, kami tidak lagi mencemaskan keamanan peralatan sepanjang perjalanan menuju lokasi riset.

video1(klik photo for watch)

Mengapa SAMSUNG GALAXY S7 sangat memenuhi syarat untuk meringkas semua pekerjaan riset kami? Jujur saja, spesifikasi, ukuran dan kemampuan SAMSUNG GALAXY S7 menahan kompresi sampai kedalaman 1 (satu) meter selama 30 menit (sesuai sertifikasi IP68). Kemampuan SAMSUNG GALAXY S7 menahan kompresi sebesar itu pun dalam kondisi tanpa cassing underwater (selubung bawah air) khusus. Artinya, jika diberi selubung bawah air, maka SAMSUNG GALAXY S7 mampu menahan kompresi yang lebih besar dan siap mendokumentasikan semua data riset.

Umumnya, kamera DLSR hanya mampu menahan kompresi hingga kedalaman 40 meter. Ini kedalaman maksimal yang bisa dicapai peralatan yang tidak dirancang khusus untuk operasi penyelaman riset dan profesional.

Foto_04

Seperti pada Samsung Galaxy S6, gawai terbaru SAMSUNG GALAXY S7 juga kompatible pada selubung bawah air Galaxy-Genuine Professional Diving Case (GPDC). Selubung bawah air Galaxy-GPDC mengadopsi teknologi perlindungan gel silika grade tinggi dengan sertifikasi IP68, sehingga mampu melindungi SAMSUNG GALAXY S7 hingga di kedalaman laut 100 meter (+328 feet), tanpa mengubah atau menurunkan performanya. Pada kedalaman dan kompresi seperti itu, fungsi sentuh tetap berfungsi baik—dan itu terbukti pada pendahulunya Samsung Galaxy S6. Kemampuan menahan kompresi disebabkan segel pengaman untuk kamera belakang dan layar depan menggunakan ultra-pure compressive glass glue yang memberikan SAMSUNG GALAXY S7 perlindungan maksimal.

Foto_05

Pada riset data bawah air yang cenderung menggunakan video dan foto sebagai data primer pendamping, perlindungan dari selubung bawah air Galaxy-GPDC, bahkan setara selubung bawah air kamera penyelam professional; GoPro-Hero4. Kami sudah mencari selubung bawah air untuk smartphone yang mungkin baik kami gunakan, namun semua yang ada ternyata tidak bisa menahan kompresi dan membuat alat rekam kami remuk. Selain Galaxy-GPDC, umumnya selubung bawah air yang ditawarkan hanya tahan pada kompresi hingga 2 meter selama satu jam—dan itu bukan kedalaman dan waktu yang benar-benar kami butuhkan, kecuali jika kami hanya ingin melakukan snorkeling di permukaan.

Foto_06

Selubung bawah air Galaxy-GPDC yang berdimensi 175 x 87.4 x 25mm bahkan cocok digunakan melindungi SAMSUNG GALAXY S7 edge yang berdimensi 150.9 x 72.6 x 7.7mm, lebih besar dari dimensi SAMSUNG GALAXY S7. Kami akan leluasa melakukan pengambilan video dan foto di bawah air selama dan sebanyak yang kami inginkan.

Foto_07

Kamera SAMSUNG GALAXY S7 mengusung lebar aparture f/1.7, 26mm, phase detection pixel, OIS, LED flash, dual-pixel camera beresolusi besar (12MP belakang/5MP depan) yang didukung fitur low light photography (fotografi cahaya rendah), speed auto-focus, detection speed-up phase yang mencapai 4megapixel pada setiap pengambilan gambar, dual video call dan auto-HDR. Inilah yang menjadikan dual-camera SAMSUNG GALAXY S7 sebagai kamera smartphone terbaik saat ini dan mampu memberikan pengalaman pengambilan gambar dalam penyelaman dengan sempurna. Ubergizmo melansir perbandingan deteksi fase smartphone kompetitor lain yang hanya menggunakan sekitar 5% pixel dalam sekali klik. Perbandingan dari jenis kamera smartphone lain (seperti iPhone 6S) di kelasnya, membuktikan kamera SAMSUNG GALAXY S7 menghasilkan kualitas foto mengagumkan dan jauh lebih cepat. Sensor-sensor dual-camera SAMSUNG GALAXY S7 bekerja baik dalam kompresi saat penyelaman di kedalaman dan tetap menghasilkan gambar beresolusi tinggi, lebih terang dan less noise.

Foto_09

Tetapi, seberapa cepatkah kami dapat mengambil obyek gambar riset yang kami temui? Ternyata speed auto-focus kamera Samsung lebih cepat dibanding kamera DSLR. Dengan kecepatan fokus kamera yang dipunyai SAMSUNG GALAXY S7, review ini sekaligus menjawab keraguan dan harapan banyak orang bahwa kamera smartphone berpotensi menggantikan DSLR suatu hari kelak.

Lihat review-nya pada link di bawah ini:

(Dual-pixel AF Test #1 : SAMSUNG GALAXY S7 vs. Canon EOS 70D)

Metal body (rangka) dari campuran magnesium dan tersegel dengan baik menjadikan desain ergonomik SAMSUNG GALAXY S7 tampak kian tangguh, dan sangat mendukung penyelaman (capless underwater capability) dan riset oceanografi yang akan kami lakukan.

Daya baterai Li-Ion pada seri SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge, telah ditingkatkan yang sebelumnya digunakan pada seri Galaxy S6/S6 edge (2.550 mAh dan 2.600 mAh). SAMSUNG GALAXY S7 menggunakan baterai Li-Ion 3.000 mAh dan SAMSUNG GALAXY S7 edge menggunakan baterai Li-Ion 3.600 mAh. Dengan daya baterai yang telah ditingkatkan dan kemampuan SAMSUNG GALAXY S7 melakukan pengisian daya baterai dengan cepat, membuat kami lebih banyak menghemat waktu.

Foto_11

SAMSUNG GALAXY S7 hanya butuh 30 menit untuk pengisian baterai penuh, karena menggunakan port USB 3.1 Type-C. Padahal dengan mengusung spesifikasi layar 5,1 Inci Super Amoled/ Quad HD, resolusi 2560×1440 pixel 16 juta warna, seharusnya konsumsi baterai smartphone ini akan boros. Ternyata tidak demikian. Kendati pada penggunaan yang umumnya dapat memboroskan baterai, seperti pemakaian email, twitter, instagram, browsing berulang-ulang, streaming netflix selama dua jam lebih, dan always on display di atas enam jam, beterai SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge tetap irit. Ini membuktikan ketahanan baterai SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge patut diberi jempol.

Saksikan review baterai SAMSUNG GALAXY S7 pada link di bawah ini:

(SAMSUNG GALAXY S7 Battery Life Review)

Kedigdayaan SAMSUNG GALAXY S7 karena mengusung CPU Exynos 8 Octa 8890 Octacore 2.3Ghz yang didukung GPU Mali-T880 MP12 dengan internal memory 32GB dan MicroSD external memory yang dapat ditingkatkan sampai 200GB. Menggunakan sistim operasi Android v6.0 Marshmallow, kinerja prossesor kian cepat berkat dukungan chipset RAM Hynix berkapasitas 4GB dan dengan daya tampung memori yang lapang, membuat performa gaming SAMSUNG GALAXY S7 63.9% lebih baik dari seri pendahulunya.

video2(klik photo for watch)

Untuk urusan manajemen data, kami bahkan dapat menggunakan fasilitas SideSyns Samsung yang keren, yang sangat membantu melakukan pembagian data via laptop. Di lokasi penelitian yang tentu saja terbatas akses WiFi, kami cukup mengoneksi perangkat SAMSUNG GALAXY S7 menggunakan kabel usb, operasi cursor-pad dan keyboard, kami dengan mudah dapat memindahkan data riset, atau mengaturnya sekaligus melalui layar laptop.

Foto_12

Boleh dibilang SAMSUNG GALAXY S7 menyelesaikan beberapa masalah kami sekaligus. Kami tidak lagi mencemaskan kompresi yang sanggup merusak peralatan pendukung riset kami. Tidak lagi risau dengan kemampuan kami bermanuver dalam operasi penyelaman. Juga tidak lagi perlu menyelam dengan peralatan berat dan banyak. Kami bisa meringkas pekerjaan riset kami hanya dengan SAMSUNG GALAXY S7.

video3

Video Tomia Scuba Dive ini salah satu contoh bagaimana peralatan rekam yang baik sangat menentukan hasil pendokumentasian. Proses mendokumentasian bawah air tidak sekadar membutuhkan foto atau video, namun juga alat yang mampu menangkap beberapa jenis audio. SAMSUNG GALAXY S7 akan melakukan semua itu untuk riset kami.

Jujur saja, performa SAMSUNG GALAXY S7 mampu meningkatkan pekerjaan kami ke level berikutnya.

 

Benner1

Dari Bercelona, Samsung Merevolusi Dunia Virtual Reality

Publik dibuat penasaran sejak Samsung mengumumkan akan meluncurkan varian terbaru Galaxy S-series. Rumor pun beredar bahwa peluncuran smartphone unggulan Samsung akan dilakukan dalam acara Samsung Galaxy Unpacked 2016 pada tanggal 21 Februari, di hari pembukaan perhelatan Mobile World Congress 2016, di Centre de Convencions Internacional de Barcelona (CCIB) Exhibition Centre, Spanyol. Di sini, semua orang akan menjadi saksi lahirnya rangkaian teknologi terbaru besutan Samsung.

Sebelum peluncuran Samsung Galaxy seri terbarunya, beredar berbagai rumor yang menyebutkan para ahli Samsung telah bekerja keras untuk mempersiapkan smartphone andalan yang menjamin kesempurnaan spesifikasi bagi para pengguna Galaxy S-series. Smartphone terbaru itu dikabarkan menggunakan fitur kedap air Cornings Gorilla Glass 4 dan memiliki sensifitas layar yang bekerja sangat baik dibanding ponsel pintar pesaing di kelasnya. Samsung bahkan merilis beberapa unboxing video menjelang MWC 2016 di Barcelona dan membuat publik kian penasaran.

Anda juga dapat menyaksikan live-stream event Samsung Galaxy Unpacked 2016 dengan meng-klik foto di bawah ini:

Foto_13

Salah satu romor yang paling hangat dibicarakan adalah kabar tentang Samsung yang akan menawarkan Gear VR-headset dalam paket pembelian perdana untuk beberapa membeli pertama di event Samsung Galaxy Unpacked 2016 di MWC Barcelona 2016—kendati jumlah pasti untuk penawaran itu baru akan terungkap pada acara tersebut.

Tidak usai oleh kejutannya, Samsung dikabarkan akan membuka pre-order segera setelah peluncuran smartphone andalannya pada hari Minggu, 21 Februari 2016, atau tiga hari sebelum tersedia di toko-toko di seluruh Eropa dan Amerika.

Foto_14

Semua rumor itu akhirnya terjawab saat Samsung resmi merilis smartphone andalannya, SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge pada 21 Februari 2016 di Barcelona pada acara bertajuk Samsung Galaxy Unpacked Event. SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge hadir dengan fitur-fitur high performance yang membuat penggunanya maju ke level berikutnya.

DJ Koh, President Mobile Communications Business Samsung Electronics, membuka keseluruhan presentasi dengan mengatakan: “Ketika saya bergabung bersama Samsung lebih dari 30 tahun lalu, saya tidak pernah bermimpi akan berdiri di atas panggung ini di hadapan begitu banyak orang.”

Mr. Koh membuka semua sesi presentasi Samsung Galaxy Unpacked 2016, dengan menceritakan pencapaian Samsung dan apa yang sudah dilakukan Samsung selama 30 tahun di dunia digital. Dalam presentasi video, Mr. Koh memperlihatkan bagaimana Samsung memulai revolusi digitalnya saat merilis produk telepon selular pertama mereka dengan kode SH-100 pada tahun 1988. Samsung juga memelopori ponsel TV pertama di dunia, diikuti ponsel MP3 dan ponsel jam tangan pertama di dunia. Perusahaan yang berbasis di Korea Selatan ini juga menjadi yang pertama memperkenalkan stylus-pen melalui seri Galaxy Note dan membuka jalan bagi teknologi Phablets. Para teknisi Samsung bahkan mendaki gunung Everest untuk membuat panggilan 3G pertama di dunia, menyelam di kedalaman laut untuk menguji kemampuan Galaxy S5 dan menggunakan kaca lengkung untuk smartphone berlayar tepi ganda pertama.

Foto_19

“Samsung melihat hambatan apapun sebagai panggilan untuk bersama-sama melangkah lebih jauh. Samsung percaya, bahwa tidak seorang pun yang tahu ke mana kemajuan akan membawa umat manusia,” ujar Mr. Koh seraya memperkenalkan SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge kepada publik WMC 2016 Barcelona.

Sebelum mengakhiri sesi presentasi pertamanya dan menyerahkan panggung kepada Justin Denison, Mr. Koh kembali mengulangi tagline Samsung, sebagai pioner of mobile technology. Mr. Koh menyebut jajaran produk-produk Samsung sebagai “hal-hal baik” yang telah ikut mengubah dan menginspirasi dunia, menjadi innovation inspired people—inovasi yang menginspirasi banyak orang. Sebagai teknologi yang mampu mengerti siapapun, tim kerja Samsung mampu beradaptasi, tertantang, mampu bekerjasama dan membuktikan diri untuk menjadi pemecah masalah, mewujudkan impian setiap orang dengan pencapaian teknologi yang akan memudahkan setiap orang di dunia.

Justin Denison, Senior VP of Product Strategy Samsung, kemudian mengambil alih presentasi DJ Koh. Denison memulai presentasinya dengan berbicara tentang desain SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge, yang diluncurkan dalam empat varian warna; black onyx, gold platinum, silver titanium, white pearl. Menurut Denison, Samsung memadukan teknologi dan desain yang ergomik untuk membuat SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge terasa nyaman digenggaman pengguna. Peningkatan kemampuan SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge mengakses aplikasi, konten dan tasking dengan cepat (quick access to apps, content & tasks) kian membawa pengguna SAMSUNG GALAXY S7 ke level teknologi berikutnya.

“Samsung tidak sekadar memperbaiki performa. Kami mengonsep kembali apa yang bisa dilakukan SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge, berdasarkan bagaimana orang menggunakannya dan apa yang paling dibutuhkan orang dari perangkat ini,” urai Denison.

Foto_22

Satu per satu Denison memaparkan keunggulan-keungulan gawai terbaru SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge dan berkali-kali membuat publik WMC 2016 Barcelona terpukau dengan teknologi yang ditanamkan ke dalam SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge dibanding smartphone pesaing di kelasnya. Di sekeliling cangkang dan soket SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge disegel dengan baik sesuai standar sertifikasi IP68 yang membuatnya kedap air. Desain microSD Slot kini ditempatkan di bagian atas.

Kepeloporan teknologi kamera Samsung, menurut Denison, masih menempatkan Samsung sebagai ponsel berkamera terbaik di dunia saat ini. Pada SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge, ditanamkan technology low light photography, teknologi yang mampu menangkap gambar dengan terang pada keadaan cahaya rendah. Teknologi speed auto focus yang mampu menandingi kecepatan fokus kamera DLSR. Tetapi yang membuat kamera SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge lebih unggul dibanding semua kompetitornya adalah penggunaan apparture F1.7 with dual pixel technology yang terpasang pada dual-camera. Teknologi kamera SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge meruntuhkan pakem lama bahwa hanya piksel besar yang akan membuat kualitas gambar menjadi baik. Lens apparture yang besar membantu gambar semakin jernih dan terang.

Foto_21

Untuk menambah keunggulan pada fitur kamera, SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge menyertakan perangkat opsional lens cover camera dalam dua varian fish-eye dan wide-angle pada paket pembelian. Lens Cover Camera memungkinkan pengguna melakukan pengambilan gambar di mana saja, kapan saja dan pada kondisi apa saja—tanpa batasan. Keunggulan itu berkat kemampuan baterai yang telah ditingkatkan yang membuat baterai SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge makin tahan lama, tanpa perlu lagi terbebani perangkat penampung daya (power bank).

Dijelaskan Denison, fitur terbaru yang tidak dimiliki pada smartphone kompetitor adalah always-on display—fitur yang memudahkan pengguna memperbaharui jadwal dan waktu setiap saat. “Untuk fitur terbaru ini, SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge setiap jamnya hanya menggunakan maksimum 1% daya dari total daya baterai yang dimilikinya. Ini terobosan fundamental yang meneguhkan kepeloporan Samsung dalam teknologi mobile,” kata Denison. Teknologi always-on display membuat layar SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge yang tetap menyala bahkan saat perangkat dalam kondisi mati, dan memudahkan pengguna mudah menemukan perangkatnya dalam kondisi gelap sekalipun.

“Samsung telah meningkatkan 30.4% performa CPU untuk mempercepat sistim operasi dan meningkatkan 63.9% performa GPU untuk memperkuat dan memperhalus akselerasi fitur game pada SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge, menjadikan perangkat ini winning performance,” jelas Denison.

Samsung Galaxy-S7

Winning Performance yang dijelaskan Denison adalah penerapan teknologi Vulkan untuk memberi kepuasan pada pengalaman gaming (intuitive gaming) para pengguna SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge. Samsung menjamin game pada perangkat terbaru ini mampu menampilkan akselerasi, tampilan grafis dan unsur-unsur penting terbaik lainnya dalam sebuah game.

Menjamin ketersediaan game berkualitas untuk SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge (berikut varian di bawahnya), Samsung meluncurkan Galaxy Game Pack, yang memuat berbagai jenis game yang disediakan vendor rekanan, Epic Game. Koleksi game dalam Galaxy Game Pack tidak sekadar mengenai kuantitas game, tetapi tentang semua kualitas dalam setiap game yang tersedia.

Tim Sweeney, Pendiri Epic Games, mengulas kontribusi pihaknya dalam mempersiapkan dan merancang fitur game pada SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge. Fitur baru tersebut diberi nama Game Launcher. Fitur ini memungkinkan siapapun menghentikan fungsi notifikasi, fungsi share footage, dan mengoptimalkan daya tahan baterai selama pengguna memainkan game pada perangkat SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge.

 

Benner3

Samsung Virtual Reality World

Setelah Justin Denison dan Tim Sweeny membuat pengunjung terpukau dengan keunggulan SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge, kejutan demi kejutan terus dimunculkan Samsung dengan memperlihatkan berbagai fitur dan perangkat terbaru, baik dihadirkan untuk mendukung performa SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge, atau digunakan secara terpisah.

DJ Koh hadir kembali untuk mempresentasikan visi Samsung yang ditajuk sebagai Beyond the Boundaries. Mr. Koh berbicara tentang era baru kemajuan digital market. Semua metode konvensional dalam perdagangan dan cara pembayaran, perlahan tergeser oleh metode perdagangan dan cara pembayaran digital. “Periklanan, perdagangan, limitasi pembayaran,” kata Koh, “dan semua aspek kebutuhan manusia terhadap teknologi di masa depan, akan dimungkinkan dengan digitalisasi yang hanya dijalankan melalui perangkat telepon bergerak.”

Foto_20

Mr. Koh menyebut semua kemungkinan itu sebagai Redefine the Possibilities—atau mendefinisikan kembali segala kemungkinan terkait pola layanan, produk, dan rekanan—yang kelak di masa datang akan mudah diakses secara digital. Kepada publik MWC 2016, DJ Koh memperkenalkan Samsung Pay.

Samsung Pay adalah terobosan Samsung dalam meredefinisi kembali pola layanan dan cara bayar dengan menggunakan kartu digital. Mr. Koh menyebutnya Mobile Wallet yang disematkan dalam perangkat SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge (dan lima varian sebelumnya: Galaxy Note5, Galaxy S6, Galaxy S6 active, Galaxy S6 edge, Galaxy S6 edge+). Mobile Wallet memudahkan pengguna melakukan pembayaran virtual dengan metode smartphone digital card scan.

Foto_23

Layanan digital payment ini sudah berekspansi ke 9 negara. Pada tahun 2015, diujicoba Samsung Pay berhasil di Korea Selatan dan Amerika Serikat, sehingga mendorong Samsung melebarkan layanan pada tahun 2016 ke tujuh negara lain, yakni Austalia, Brazil, Canada, China, Singapore, Spanyol, dan United Kingdom. Sejumlah bank dan emiten terkemuka dunia telah menyediakan sumberdaya mereka untuk layanan Samsung Pay. Aplikasi Samsung Pay bisa diunduh gratis di Google Play untuk 9 perangkat Samsung Galaxy yang kompatibel.

Untuk menjamin keamanan lalu-lintas data, Samsung Pay dilindungi oleh Samsung Knox—yang merupakan anak usaha Samsung Electronic yang didedikasikan sebagai layanan penyedia solusi keamanan mobile untuk memberikan perlindungan keamanan dan privasi maksimal pada perangkat, manajemen dan opsi pengembangan.

Pranav Mistry, Vice President Samsung Research, pada sesi berikutnya memperkenalkan Samsung Gear 360o. Perangkat ini adalah terobosan berikutnya dari Samsung dalam revolusi gambar bersudut lebar. Samsung Gear 360o adalah kamera berbentuk bola yang memiliki kemampuan merekam obyek video dan foto dengan sudut 360 derajat secara stasioner. “Anda sekarang dapat membuat video virtual 360 derajat untuk diri Anda sendiri,” kata Mistry.

Foto_15

Hal menarik dan kejutan terus berlanjut saat Pranav Mistry mengatakan bahwa Samsung Gear 360o dapat mendukung perangkat Samsung Gear VR yang digabungkan dengan SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge. Mistry mengajak pengunjung mencoba beberapa video 360 yang khusus dibuat untuk mempresentasikan keunggulan teknologi video sudut lebar yang dipelopori Samsung ini.

Layar besar di atas Mistry memunculkan tulisan Beyond Project. Ya, Samsung Gear 360o adalah proyek subtasial Samsung yang memungkinan gambar video diambil selebar 360 derajat. Perangkat itu menggunakan kamera yang dipasang melingkar dalam bola untuk menangkap gambar di sekelilingnya. Kamera yang memungkinkan Anda mengeksplorasi suasana di sekitar Anda, di mana saja. Berbekal dual-camera 30M CMOS 15MP dengan apparture F2.0, slot microSD card (dapat ditingkatkan sampai 128Gb), baterai 1350mAh Li-Ion, dan koneksi WiFi 802.11 a/b/g/n/ac (2.4/5Ghz) yang mampu menghubungkannya dengan perangkat SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge. Bayangkanlah Anda yang sedang menyaksikan film, pertandingan sepakbola, baseball atau live-music melalui Samsung Gear 360o yang terhubung pada perangkat SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge yang terpasang pada Gear VR, Anda akan merasa benar-benar berada dalam film atau berada di lokasi pertandingan. Awasome!

Saat Pranav Mistry memandu pengunjung mencoba video yang dibuat perangkat Samsung Gear 360o melalui Samsung Gear VR, tidak ada yang menyadari kehadiran Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg ke atas panggung. Mark hadir untuk berbicara tentang dunia realitas virtual dan mengumumkan kerjasama jangka panjang Samsung dan Facebook untuk membangun masa depan Virtual Reality.

Foto_16

“Kita telah memasuki dunia di mana setiap orang memiliki sesuatu untuk dibagikan dan mengalami pengalaman menakjubkan saat Anda melihat keadaan virtual yang membuat Anda seperti berada di tempat tersebut,” Mark Zuckerberg membuka presentasinya. “Aku memikirkan bayi perempuanku dan berusaha mengingat caranya melakukan langkah pertamanya. Ketika aku melakukan langkah pertamaku, orangtuaku hanya menulis tanggal saat aku melakukannya di buku bayi. Ketika anak sepupuku mengambil langkah pertamanya, ia mengabadikannya dengan kamera. Ketika anak adik perempuanku mengambil langkah pertamanya, ia memvideokannya dengan kamera ponsel. Tapi aku ingin menangkap seluruh adegan itu. Aku berharap kami dapat mengabadikannya dengan video 360o. Jadi seperti itulah, bahkan jika orangtua dan keluargaku tidak sedang bersama kami dalam sebuah peristiwa, mereka bisa merasa bahwa mereka pun ada di sini bersama kami. Virtual Reality (VR) adalah platform sosial kita berikutnya, di mana setiap orang dapat membuat dan mengalami apa saja yang mereka inginkan,” ujar Mark.

Menurut Mark, virtual reality akan menjadi media yang paling sosial. Facebook dan Samsung bekerjasama mengembangkan Samsung Gear VR, dan menjadi pelopor dunia realitas virtual. Samsung Gear VR adalah yang terbaik di bidang citra realitas virtual bergerak saat ini. Melalui Oculus, Facebook bekerjasama menyediakan software terbaiknya untuk hardware terbaik Samsung.

Foto dan video yang diambil menggunakan perangkat SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge dapat diunggah langsung ke Facebook. Lebih dari 200+ game dan aplikasi sudah tersedia untuk Samsung Gear VR di Oculus. Kepada DJ Koh, Mark Zuckerberg menjamin semua teknologi Facebook akan tersedia untuk Gear VR.

Foto_18

Oculus mengembangkan teknologi Dinamis Streaming agar kinerja Video 360o lebih efisien, menampilkan piksel setiap gambar dalam kualitas tertinggi, dan tidak sekadar resolusi tinggi. Ini berarti Anda akan melihat streaming Video 360o empat kali lipat di VR dengan mengurangi jumlah bandwidth yang dibutuhkan sehingga video terlihat lebih jelas dan stabil. Perangkat ini memudahkan Anda menangkap momen bersudut lebar dan langsung menyimpannya, sehingga Anda dapat mengunggahnya langsung ke Gear VR atau dibagikan ke Facebook.

Saat ini, menurut Mark, Virtual Reality masih digunakan untuk game dan hiburan lainnya. Tetapi platform ini berkembang dengan cepat dan akan menjadi bagian penting kehidupan manusia, dari sekadar untuk permainan dan hiburan belaka. “Saat Anda menggunakan Samsung Gear VR untuk pertama kalinya, pengalaman itu telah mengubah cara Anda hidup, bekerja dan berkomunikasi.”

Mark mengungkapkan, bahwa kini lebih dari satu juta jam video dapat disaksikan melalui Gear VR, dan ratusan video 360 derajat telah diunggah ke Facebook setiap hari. “Anda tidak hanya seorang penonton pasif. Anda akan benar-benar merasa berada di sana, di dalam video itu,” tambah Mark.

Foto_17

“Pada 2016, kami memimpin Anda memasuki dunia realitas virtual yang melampaui batas-batas kehadiran fisik Anda,” pungkas DJ Koh, tentang tiga perangkat utama Samsung sebagai platform yang didedikasikan untuk meracik konten realitas virtual buatan Anda sendiri. Dari aplikasi ini, Anda dapat membagikan realitas dunia Anda, langsung ke Facebook, YouTube, dan bahkan Google Sreet View dalam bentuk virtual.

Lihat Video Samsung Gear 360: Hands-on

Lihat Video Samsung Gear 360: Ballet in 360

Foto_10

Sementara itu, Samsung Indonesia juga telah melakukan peluncuran SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge pada tanggal 1 Maret 2016, dan melalui halaman Facebook dan Twitter resminya, Samsung Indonesia telah membuka pra-order sejak tanggal 2 Maret 2016.

SAMSUNG MOBILE INDONESIA

Facebook

Twitter

Kejutan dari Samsung tidak hanya terjadi di Barcelona. SAMSUNG GALAXY S7 resmi mendarat di Indonesia dan mendapat respek tinggi sebagai smartphone Android tercepat yang tersedia di tanah air.

Berbeda dari Eropa dan Amerika yang sudah melakukan penjualan lebih awal, SAMSUNG GALAXY S7 baru akan dijual retail di seluruh Indonesia mulai 25 Maret 2016 mendatang. Sebenarnya Samsung Indonesia juga telah membuka pre-order untuk SAMSUNG GALAXY S7 edge. Pre-order SAMSUNG GALAXY S7 edge telah dimulai sejak tanggal 26 Februari dan telah berakhir pada tanggal 13 Maret 2016. Namun pengiriman kepada pembeli baru akan dilakukan pada tanggal 28 Maret 2016. SAMSUNG GALAXY S7 edge ini terbatas.

Bila Anda tertarik memiliki SAMSUNG GALAXY S7|S7 edge, Anda bisa langsung pre-order di: Galaxy Launch Pack (klik)

Untuk melihat update seputar SAMSUNG GALAXY S7, Anda dapat berkunjung ke website Samsung Indonesia | SAMSUNG GALAXY S7.


%d blogger menyukai ini: