Tag Archives: hujan

[Arsip] e-Book Kumpulan Cerpen Koran Tempo Minggu 2014

Cover Arsip Cerpen Tempo 2014

Download: klik link di bawah ini

E-BOOK_KUMPULAN CERPEN KORAN TEMPO MINGGU 2014

tujuan pengarsipan dan dokumentasi 49 cerita pendek ini adalah murni sebagai media pembelajaran bagi siapa saja, dan tidak untuk tujuan komersial. penggunaan segala bentuk material untuk melengkapi dokumentasi ini, dilakukan sesuai cara-cara yang lazim dan standar referensial, menyebutkan sumber, tidak mengubah fisik atau karateristik material, dan penambahan dalam skala yang dapat ditoleransi. semua material di dalamnya dengan jelas menyebut nama penulis (pemilik hak cipta) dan nama media dimana karya yang bersangkutan dipublis pertama kali. dilarang mencetak, memperbanyak, dan memperjual-belikan dokumen ini tanpa seizin pemilik hak cipta dan media yang mempublikasi subyek karya pertama kali.

Iklan

Rubaiyat [XXXIX]: Kornelian Satu Qirat

Oleh Ilham Q. Moehiddin

 

aku telah pulang, seusai

menyampaikan pesan

kelembutan yang terkirim dalam hembusan

saat pelupukmu menyiapkan tangisan

 

kepada laut aku berunding tentang sungai

kepada sungai aku titipkan kerinduan hutan

kepada hutan aku bisikkan salam hujan

kepada hujan aku simpan keinginan langit

 

tiada syair yang dapat mengindahkan dunia

tiada syair yang dapat menghancurkan dunia

tiada syair yang menjelma dalam kedirian manusia

hanyalah ada syair manusia perusak dunia

 

yang mematahkan gunung dengan telunjuk mereka

yang mengeringkan samudera dengan mata mereka

yang membalik tanah dengan tumit mereka

: tidak datang yang dua sebelum yang empat

 

tidak datang yang empat sebelum yang dua

tidak datang yang empat sebelum yang empat

tidak datang yang tiga sebelum yang empat, dan

tidak datang yang empat sebelum yang tiga

 

tiada manusia yang mampu sempurnakan syair

syair manusia selalu beraroma anyir

mata mereka terbuka saat pesan datang padanya

: lewat sungai, laut, hutan, hujan, gunung

 

pada tanah yang bergerak, mereka

menyerukan kerinduan

meneriakkan sesalan

meminta pangkuan

 

bukankah pernah Dia gemerincingkan lonceng

: tidak akan datang padamu tujuh barhut

dan tujuh walayah

sebelum dar asbab merapatkan permukaan langit dan bumi.

***

Januari, 2011

Glosarium: barhut [azab]; walayah [kecintaan/kasih]; dar asbab [rumah segala sebab-akibat]; kornelian [permata merah]; qirat [duabelas dinar]

Kornelian (sumber foto: indonetwork.co.id)

Rubaiyat ini juga dapat disimak di Lumbung-Puisi-Sastra Digital


%d blogger menyukai ini: