[Puisi] Mengumpulkan Air Mata

Oleh Ilham Q.Moehiddin

 

berhenti menangis ibu, cukupkan

air matamu melunturkan bedak tepung beras

bubur sumsum rusa muda bercampur rebung

di barat engkau menunggu

 

cukupkan tangismu ibu, cukupkan

belum lagi kusisipkan melati di kondemu

belum genap bunga acacia di sakuku

dari timur aku menujumu

 

lelapkan malam ini, ibu. lelapkan

melihatmu terbaring di padma, aku merindu

aku lahir pada subuh yang rawan

engkau rebah pada petang yang tunggal

 

hentikan tangismu, ibu. oh hentikan

cukupkan tangismu, ibu. oh cukupkan

dukamu, deritaku, sesak kita

hentilah…hentilah…hentilah

***

Kendari, 01 Mei 2011

Air Mata Ibu (sumber foto: ibtimes.com)

About ilhamqmoehiddin

[ORGANIZATION]: http://theindonesianwriters.wordpress.com [FACEBOOK]: https://www.facebook.com/ilhamq.moehiddin [TWITTER[: @IlhamQM Lihat semua pos milik ilhamqmoehiddin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: