Rubaiyat [1]: Suara Pelangi Setengah Hati

(rimba itu, entah di mana)

 

Oleh Ilham Q. Moehiddin

 

tiba-tiba saja ada yang meraung di angkasa

fana kala menembus

satu ide tak ubah suasana

di banyak-banyak velafus

 

ibu, bangunkan aku

bila engkau terjaga lebih dulu

lalu beritahu aku

selama ini apa saja yang berlaku

 

terkemudian sekali, ibu…

aku masih menyaksikan banyak aksi yang tak puas

engkau membiarkan, surut untuk senyum pada mereka

seolah dukungan teramat pias.

 

“kumohon, ibu, jangan engkau kubur impian

bangunkan aku, lalu dandani aku dengan kemeja terbaik

semproti aku dengan haruman yang abadi

mudahkan aku…

 

bila aku ingin melihat semuanya,

ibu…

ada ibu lain yang merana saat ini

: dikelilingi ibu-ibu lainnya.

yogyakarta, gowok

5 desember 1996

 

Seorang ibu warga Palestina menangis di reruntuhan rumahnya (sumber foto: reuters)

[bersumber dari: Rubaiyat I. Suara Pelangi Setengah Hati. Bab I. Sajak Sajak Raung. Antologi Kitab dan Tafsir Perawan]

About ilhamqmoehiddin

[ORGANIZATION]: http://theindonesianwriters.wordpress.com [FACEBOOK]: https://www.facebook.com/ilhamq.moehiddin [TWITTER[: @IlhamQM Lihat semua pos milik ilhamqmoehiddin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: