Kerja Keras Jurnalistik yang Menjatuhkan Presiden

Sebuah Studi Kasus dan Panduan bagi Jurnalis Investigatif

Lars Moller dan Jack Jackson (WORLD BANK INSTITUTE)

Menggalang pengetahuan dan pembelajaran untuk suatu dunia yang lebih baik

DAFTAR ISI:

Kata Pengantar

Tentang Pusat Jurnalisme Investigatif Filipina

Kronologi

Bab 1:

Sebuah Studi Investigasi

Dari Titik Keberangkatan sampai Terobosan Delapan Bulan Kemudian

Laporan Pertama: Tidak Ada Dampak

Laporan Kedua: Terobosan

Bab 2:

Pedoman tentang Cara Mereka Melakukannya:

Cara PCIJ Melaksanakan Investigasinya dan Metode yang Digunakan

Targetkan Korupsi yang Jelas-Jelas Ada

Fokuskan Riset Anda

Bidik Apa yang Dapat Didokumentasikan

Tetapkan Tujuan untuk Kisah Minimum dan Maksimum

Susun Strategi Riset

Soroti Problem Sistemik

Bangun Dasar Anda di atas Jejak Hukum

Waspadai Rintangan

Bersabarlah dan Investasikan Waktu yang Dibutuhkan

Batasi Ruang Lingkup

Susun Data

Cek Kembali Kesimpulan Anda Sendiri

Ikuti Panduan Etis yang Ketat

Bekerjalah Sebagai Satu Tim

Hadapi Langsung Sumber-sumber Utama

Pengaturan Waktu Adalah Segalanya

Ambil Tindakan Pencegahan

Buat Risetnya Transparan

Terbukalah Tentang Metode Anda

Coba Semua kemungkinan

Gunakan Pakar

Gunakan Bagan Arus untuk Menemukan Sumber

Cari Sumber ”Sekutu”

Guncang Pohonnya

Jangan Berbohong kepada Sumber Anda

Lindungi Sumber Anda

Singkapkan Perincian yang Halus

Carilah Pola

Ekspos Front Men dan Perusahaan Bayangan

Media Berubah

Bab 3:

Sekuel: Dari Lingkungan Media yang Diperbarui sampai Pelengseran Estrada yang Membuahkan Penghargaan Jurnalisme PCIJ

Laporan PCIJ: Bukti Utama untuk Memecat Estrada

Kekuatan Rakyat: Estrada Dilengserkan

PCIJ Mendapatkan Hadiah Utama Jurnalisme

Pena Investigatif: Lebih Perkasa Ketimbang Pedang

Kata Pengantar

Kisah tentang bagaimana sekelompok jurnalis Filipina menumbangkan presiden mereka yang berkuasa bukan hanya merupakan suatu kisah yang luar biasa.

Itu adalah sebuah studi kasus yang brilian bagi para jurnalis lainnya. Bagaimana mereka sampai berani menentang presiden yang membuat semua media lain gentar? Bagaimana mereka memulai investigasi padahal titik awalnya tak lebih dari sekadar firasat besar dan sejumlah rumor di kedai kopi? Dan bagaimana mereka sampai berhasil menemukan semua dokumen yang akhirnya mengungkapkan suap dan korupsi senilai miliaran peso (puluhan juta dollar AS) yang dilakukan presiden yang kini telah dilengserkan?

Studi kasus ini memperlihatkan bahwa jurnalisme investigatif yang sabar dan gigih dapat memiliki dampak yang sangat besar—bahkan di sebuah negara yang sarat dengan lemahnya penegakan hukum, korupsi, dan kroniisme yang terjalin-rapat.

The Philippine Center for Investigative Journalism (PCIJ), atau Pusat Jurnalisme Investigatif Filipina membuktikan hal itu melalui penyelidikannya dalam delapan bulan pertama atas kekayaan Presiden Filipina Joseph Estrada, yang tidak dapat dijelaskan. Tiga laporan pertama Pusat Jurnalisme yang diterbitkan, menjadi batu pertama bagi sidang dakwaan terhadap Estrada. Sidang pengadilan berakhir dengan kejatuhan Estrada beberapa bulan kemudian, dan kisah PCIJ menjadi dasar yang membangunkan media non-kritis di negara itu untuk bertindak.

Laporan ini dibagi ke dalam empat bagian utama:

Bab 1—Sebuah Studi Investigasi. Di bagian ini kami mengikuti para wartawan dari titik keberangkatan mereka sampai terobosannya delapan bulan kemudian.

Bab 2—Petunjuk tentang cara mereka melakukannya. Tips kronologis tentang cara PCIJ menjalankan investigasi dan metode yang digunakan.

Bab 3—Sekuel. Dalam bagian ini kami menjabarkan dampak setelahnya—dari lingkungan media yang diperbarui sampai pelengseran Estrada yang membuahkan penghargaan jurnalisme PCIJ.

Lampiran-lampiran—Kisah-kisah yang menjatuhkan sang presiden. Dalam bagian kini kami menyertakan teks lengkap ketiga laporan Estrada pertama milik PCIJ, termasuk tabel dan ilustrasi.

Tentang Pusat Jurnalisme Investigatif Filipina

Pusat Jurnalisme Investigatif Filipina adalah badan media nonprofit yang independen, yang berspesialisasi dalam laporan investigatif. Badan ini didirikan pada tahun 1989 oleh sembilan jurnalis Filipina yang menyadari, dari tahun-tahun kerja mereka dan di meja berita, perlunya badan surat kabar dan siaran untuk melangkah lebih jauh ketimbang sekadar menyampaikan berita dari hari ke hari.

Meskipun pers Filipina memang paling hidup dan paling leluasa di Asia, tekanan tenggat waktu, kompetisi ekstrem serta kendala anggaran menyulitkan banyak jurnalis untuk menggali sampai ke penyebab serta makna yang lebih luas dari peristiwa-peristiwa berita.

Pusat ini yakin bahwa media memainkan peranan yang sangat penting dalam menyoroti dan memperkuat lembaga demokratis. Media dapat—dan seharusnya—menjadi suatu katalis untuk debat dan musyawarah sosial serta menghasilkan peningkatan kesejahteraan publik. Untuk itu, media harus menyediakan bagi warga dasar untuk menyuarakan pendapat maupun membuat keputusan yang terinformasi.

Pusat ini didirikan untuk turut mencapai tujuan tersebut dengan menggalakkan laporan investigatif tentang isu-isu terkini dalam masyarakat Filipina dan tentang kepentingan masyarakat luas. Badan ini tidak bermaksud menggantikan pekerjaan surat kabar individual atau radio dan stasiun televisi, tetapi sekadar berupaya mendorong perkembangkan jurnalisme investigatif dan menciptakan suatu kultur untuknya dalam kalangan pers Filipina.

Pusat ini mendanai proyek-proyek investigatif baik untuk media cetak maupun media siar. Pusat ini menerbitkan buku-buku tentang isu-isu terkini serta I, majalah laporan investigatif. Selain itu, PCIJ mengorganisasi seminar-seminar pelatihan bagi para wartawan dan menyediakan pelatih (trainer) bagi organisasi-organisasi baru di Filipina dan Asia Tenggara. Badan ini juga menyelenggarakan seminar-seminar dan studi-studi tentang permasalahan yang menyangkut media dan akses informasi.

Dalam sepuluh tahun sejak didirikan, PCIJ telah menerbitkan lebih dari 180 artikel di surat kabar dan majalah utama di Filipina, memproduksi lima film dokumenter, dan meluncurkan lebih dari selusin buku. PCIJ juga telah memenangkan penghargaan-penghargaan utama, termasuk sembilan National Book Awards (Penghargaan Buku Nasional), Catholic Mass Media Award (Penghargaan Media Massa Katolik), dan lebih dari dua puluh empat penghargaan dan surat-pujian dari Jaime V. Ongpin Awards untuk Jurnalisme Investigatif.

Kisah-kisah PCIJ menghasilkan dampak. Karena diriset dan didokumentasikan dengan baik, laporan-laporan ini telah turut memperdalam pengertian tentang permasalahan yang bergolak, dari politik sampai lingkungan hidup, dari kesehatan dan bisnis sampai wanita dan militer. Beberapa dari laporan ini telah mendorong dilakukannya tindakan pemerintah tentang permasalahan seperti korupsi, pertanggungjawaban masyarakat serta perlindungan lingkungan hidup.

Situs web PCIJ dapat dikunjungi di www.pcij.org

KRONOLOGI

Prolog

Pemerintah Filipina melakukan langkah-langkah antikorupsi, yang mengharuskan pernyataan aset dari semua pejabat pemerintahan pada tahun 1987.

PCIJ didirikan pada tahun 1989. Pada tahun-tahun berikutnya, para wartawan PCIJ melakukan sejumlah investigasi tentang pernyataan aset para pejabat pemerintah.

Pada tahun 1998, Joseph Estrada memenangkan pemilihan presiden dengan hasil telak.

Pada tahun 1999, PCIJ menerbitkan artikel pertama tentang kabinet tengah malam Estrada yang bobrok.

Estrada berang terhadap kritik media kepadanya, memaksa penjualan sebuah surat kabar independen dan (antara lain) mendorong boikot periklanan yang melumpuhkan terhadap harian Philippine Daily Inquirer.

Januari 2000

PCIJ mulai menyelidiki tuduhan korupsi terhadap Estrada tentang dua hal: keterlibatannya dalam perusahaan-perusahaan dan kepemilikan real estatnya.

April 2000

Setelah tiga bulan mendapatkan dan menganalisis catatan-catatan perusahaan, riset atas kekayaan Estrada memasuki fase keduanya, mengikuti jejak real estat.

Juli 2000

PCIJ menerbitkan laporan pertama tentang aset tersembunyi Estrada—persis pada saat penyampaian pidato tahunan Presiden kepada bangsa—dalam tujuh surat kabar kecil.

Penyingkapan itu tidak banyak berdampak, meskipun beberapa pembaca mulai memberikan informasi tambahan tentang kekayaan Estrada.

Agustus 2000

PCIJ menerbitkan dan mengudarakan laporan tentang perolehan tersembunyi Estrada atas real estat. Siaran berita televisi pertama yang kritis terhadap presiden.

Terobosan: PCIJ menerbitkan dan mengudarakan laporan ketiga tentang Estrada pada akhir Agustus, sekali lagi tentang urusan real estat.

Setelah laporan PCIJ, proses pendakwaan (impeachment) dilakukan terhadap Estrada di Lower House of Congress, tetapi gugur karena kurang dukungan.

September 2000

Sementara itu, terdorong oleh laporan PCIJ, banyak pembaca dan pemirsa memberikan informasi terperinci tentang properti Estrada.

Oktober 2000

Kroni Estrada sebelumnya, Gubernur Luis ‘Chavit’ Singson, mengadakan konferensi pers dan mengklaim bahwa suap yang berkaitan dengan judi dibayarkan kepada presiden.

Pada akhir bulan Oktober, PCIJ menerbitkan dan mengudarakan laporan, “Kroni dan pengacara berada di depan properti”, di banyak surat kabar dan di televisi.

November 2000

Dewan Perwakilan Rakyat mengumpulkan artikel pendakwaan dengan menggunakan tiga laporan PCIJ sebagai bukti. Dari empat tuduhan terhadap Estrada, tiga didasarkan atas artikel PCIJ.

PCIJ menerbitkan dua laporan terakhirnya tentang urusan real estat tersembunyi milik Estrada.

Desember 2000

Sidang pendakwaan dimulai

PCIJ menerbitkan buku: Investigating Estrada: Millions, Mansions, and Mistress (Menyelidiki Estrada: Jutaan, Mansion, dan Gundik), dengan pengungkapan tambahan tentang korupsi yang dilakukan Estrada.

Januari 2001

Senat menolak bukti yang mengaitkan Estrada dengan rekening bank atas nama fiktif, menghentikan pendakwaan pada tanggal 16 Januari.

Publik menuntut pengunduran diri Estrada, dalam suatu protes yang meningkat sampai melibatkan setengah juta orang. Estrada menolak.

Empat hari kemudian, Mahkamah Agung melengserkan Estrada. Mantan wakil presiden, Gloria Macapagal-Arroyo, disumpah sebagai presiden yang baru.

PCIJ menandai peristiwa itu dengan menerbitkan laporan yang lebih memberatkan lagi tentang korupsi politik Estrada.

Epilog

Kemudian, PCIJ dianugerahi tiga hadiah utama dalam kompetisi premier untuk Jurnalisme Investigatif di negara itu. Ini adalah keempat kalinya PCIJ memenangkan kompetisi tahunan.

About ilhamqmoehiddin

[ORGANIZATION]: http://theindonesianwriters.wordpress.com [FACEBOOK]: https://www.facebook.com/ilhamq.moehiddin [TWITTER[: @IlhamQM Lihat semua pos milik ilhamqmoehiddin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: