[Kliping Media] Surat Kabar Mingguan SULTRA POS

Dewan Redaksi: Sudirman Duhari, Agus Sana’a, Ichsan Lemba. Alamat Perusahaan dan Redaksi: Jl. Bahagia, No. 19 Kendari, Sulawesi Tenggara. Staf Redaksi: Agus Sana’a, Gino SM, Zainal Arifin, Asrin, Ichsan Lemba. Sekretaris Redaksi: Roswida. Pemasaran: Saleh, Endang. Manager Keuangan: Sitti Rahma Saraswati. Sirkulasi: Arman. Manager Iklan: Yungky Pranoto. Koresponden Kolaka: Hamzah, Sabaruddin, Muzakir. Unaaha: L.K. Abbas. Raha: Adi Syahrin. Layout: Kasmudin. Kepala Biro Baubau: Gino Samsudin Mirsab.

Surat kabar yang tampak di blog adalah Edisi No. 16/Tahun 01/Minggu Ke 4/Juni 2001. Harga: Rp. 2.000,-

Bernama sama dengan Tabloid Sultra Pos, ternyata surat kabar mingguan ini adalah reinkarnasi selanjutnya dari media tersebut. Tidak jelas apa penyebab perubahan format media ini, dari tabloid menjadi surat kabar mingguan. Baik ukuran media yang sama-sama menggunakan ukuran tabloid, namun layout halamannya sedikit berbeda, khususnya pada perwajahan halaman satu. Jika tabloid Sultra Pos memuat konsep perwajahan tabloid pada umumnya yang berformat foto ukuran besar, maka surat kabar Sultra Pos terformat seperti koran harian. Penggunaan lima baris kolom horisontal dan empat kolom vertikal—kolom ketiga tidak rata. Model benner tetap sama, termasuk motto. Kolom redaksi pun menjadi tajuk rencana. Tidak ada penjelasan resmi soal perubahan format dan komposisi, termasuk pindahnya alamat redaksi dari Baubau, Buton ke Kota Kendari. Namun pengelola media ini, yang rata-rata adalah koresponden daerah sejumlah koran nasional, sedikit menjelaskan mengapa format ini dipilih, dan mengapa koran ini pindah alamat.

Hal yang menarik dalam format baru Sultra Pos ini, adalah usaha media ini mengapresiasi keinginan siapa pun untuk menulis. Rubrik opini, misalnya, yang kerap menyuguhkan tulisan dari para praktisi, turut pula dihiasi tulisan masyarakat biasa, kalangan non-akademis, kalangan non-praktisi, bahkan opini kades di sebuah desa terpencil pun mampu diwadahi media ini. Penjudulan yang masih bombastis, kendati kurangnya akurasi ejaan, mungkin disebabkan tidak adanya tenaga korektor, atau kekurangtelitian para redaktur. Layout yang kering, dan kerap tidak simetris, serta penggunaan jenis font dan ukurannya yang tidak konsisten, menjadi sisi lemah lainnya dari media ini.

Tidak jelas bagaimana coverage area media ini dalam menetrasi pasar, namun dari iklan yang ter-display dapat diduga media ini mampu meraih pendapatan dari iklan yang cukup signifikan. Terbit setiap minggu, 16 halaman.

Bermotto: Menghargai Perbedaan Pendapat, Adil Menegakkan Kebenaran. Rubrik-rubriknya, masih pakem pada rubrikasi model tabloid Sultra Pos, antara lain, Kota Kendari; Buton; Kolaka; Muna; Unaaha; Nasional; Iptek: Sosok & Gaya; Serbaneka; Opini; dan halaman sambungan. []

About ilhamqmoehiddin

[ORGANIZATION]: http://theindonesianwriters.wordpress.com [FACEBOOK]: https://www.facebook.com/ilhamq.moehiddin [TWITTER[: @IlhamQM Lihat semua pos milik ilhamqmoehiddin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: