[Kliping Media] Tabloid Berita Mingguan PRO DEMOKRASI (Periode I)

Penerbit: Yayasan Tegar Media Mandiri. Alamat Redaksi: Wirawan Building, Lantai 3, Jl. Dr. Ratulangi No. 75, Kendari, Sulawesi Tenggara. Pendiri: Baso Sumange Rellung, SH., Arbab Paproeka, SH., Mappajarungi Daeng Pabali, Syahrir Lantoni. Pengarah Manajemen: Sultan Eka Putra, Syahrir Lantoni. Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: Mappajarungi Daeng Pabali. Redaktur Pelaksana: Andi Sangkarya Amir. Staf Redaksi: Rustam, Ilham Q. Moehiddin, Hasrul, Jumwal Shaleh, Rosmawati, Sukmawati, Indarwati. Wartawan & Peliputan Daerah: Harun (Baubau); Syahrial Ashaf (Raha); Alimuddin (Kolaka). Disain Artistik & Layout: Abdul Rasyid, M. Iqbal Arman, Irzamsyah (Karikatur). Fotografer: Dedy Muhammad. Iklan/Promosi: Astian, SP. Sirkulasi & Distribusi: Laode Andi Muna; Darman Mbesu. SIUPP: No. 548/SK/MENPEN/SIUPP/1998/Tanggal 25 September 1998.

Tabloid yang tampak di blog adalah Edisi No. 10/Tahun Pertama/Januari 1999. Harga: Rp. 2.000,-

Pro Demokrasi adalah tabloid pertama di Sulawesi Tenggara (Sultra) paska reformasi. Tabloid ini terbit untuk memapas hegemoni penerbitan daerah yang ketika itu didominasi koran harian. Dari namanya, segmentasi tabloid ini, diperuntukkan bagi masyarakat pluralis dan demokratis di Sulawesi Tenggara. Memanfaatkan euforia tumbangnya Orde Baru, tabloid ini terbukti sukses dalam terbitan perdananya. Beroplah 5.000 eksemplar, tabloid ini mampu menetrasi pasar media di Sultra hingga ke pelosok. Gaya penulisan dan tendensi pemberitaan yang kritis dan lugas pada tabloid ini, menjadi warna baru media di Sultra ketika itu. Terbit Perdana Oktober 1998. Terbit setiap minggu, 16 halaman.

Rubrik-rubriknya, antara lain, Laporan Utama; Laporan Khusus; Laporan Daerah; Hukum & Kriminal; Ekonomi & Bisnis; Eksklusif; Seni Budaya & Pariwisata; Olahraga; Wawancara; Beranda; Bianglala; dan Visi (Opini).

Tabloid ini, dalam perjalanannya, kemudian mengalami pasang-surut. Kendati tak pernah terlambat tiba di tangan pelanggannya, namun regresi yang masih dilakukan pemerintah nyaris mematikan media ini. Karena pemberitaannya yang kritis dan tergolong keras, media ini pernah dua kali terancam penutupan dan jurnalisnya terancam di bui. Dua edisi dengan judul yang keras; “DPR: Dewan Penipu Rakyat” dan “Kejaksaan Gombal”—inilah yang hampir membuat media ini ditutup. Pernah pula dimasukan dalam daftar 10 media yang terancam dibredel secara nasional—bersama Majalah Populer, dan lainnya—karena “diduga” sebagai media porno. Setelah pemerintah mengakui kelalaiannya, bahwa telah keliru memasukkan media ini dalam daftar tersebut, Pro Demokrasi kemudian dicabut dari daftar itu.

Formasi manajemen yang Anda baca di atas adalah formasi manajemen sebelum media ini memasuki masa-masa transisi manajemen yang cukup rumit. Karena konflik manajemen dan kepemilikan, serta diwarnai tindak korupsi di badan perusahaan, Tabloid Pro Demokrasi kemudian memutuskan melakukan refreshing manajemen. Perombakan manajemen inilah yang kemudian memicu bubarnya komposisi pendiri lama, memaksa Pro Demokrasi berjalan dengan pengawalan salah seorang—Mappajarungi Daeng Pabali—dari keempat dewan pendari terdahulu. Perpecahan internal itu, tidak dapat dipungkiri, juga dipicu inisiasi sebuah media baru, Koran Mingguan Kendari Ekspress—kini menjadi Koran Harian Kendari Ekspress. Koran ini kelak diakusisi oleh Group Fajar, pemilik Harian Fajar Makassar. Perpecahan itu pun menandai berakhirnya manajemen lama, sekaligus peralihan semua aset media, dan perpindahan kantor. Setelah itu, Pro Demokrasi memasuki masa vacum terbit selama enam bulan. Penghentian terbit sementara itu, terjadi saat Tabloid Prodemokrasi memasuki Edisi 27, Tahun II, Minggu III, April, Tahun 2000. []

About ilhamqmoehiddin

[ORGANIZATION]: http://theindonesianwriters.wordpress.com [FACEBOOK]: https://www.facebook.com/ilhamq.moehiddin [TWITTER[: @IlhamQM Lihat semua pos milik ilhamqmoehiddin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: