(buat kekasih hatiku di ulang tahunnya, 9 Maret)
: Endang Sasmita Ilham
Wahai…yang hatinya berbasuh kesturi
Betapa pagimu secerah bintang utara
Menyemburat rona dipipimu yang dalu
Harum raksi menguar dari batang tanganmu
Wahai…yang merona laksana mayang pinang
Masak apa dikau siang ini, kekasihku?
Rendang menggenang minyak, berkuah santan
Sungguh lezat, walau agak tawar kurang garam
Wahai…yang berbibir merekah bak kelopak mawar
Apakah putra-putri kita sudah mandi sore ini
Bersalin baju dan berbedak punggungnya
Berwudhulah, mari ashar bersamaku
Wahai…yang matanya berhias celak
Kemarilah disisiku, kita santap bersama
Sepiring ikan bumbu serai kita makan bersama anak-anak
Kau lupa seiris limau sebagai pencuci mulut dan tangan
Wahai…yang berdandan sutra kashmir
Rebahlah disisiku, kuminyaki rambutmu
Wangi parfum merebak saat engkau bercerita cinta
Sebelum pulas mari berdekap dalam cinta
Wahai…yang beralis bak bunga padi
Penuhilah cawanku dengan susu dan sedikit sereal cokelat
Perigi berair dingin asal air yang kau tanak. Ini pagi kita yang ke-1.825
: kali ini kuah ikan kurang kunyit
Wahai…yang membelah dari zulbiku
Kita memilih hidup dan mensyukurinya
Kita harus lebih bijak daripada sufi, dan lebih sabar daripada tupai
Simpanlah hati kita pada peti berkunci
***
Maret 2011

Juli 22nd, 2011 at 6:56 AM
Salam kenal kawan ,
Mari berteman. .
semangat terus tuk berkarya