Oleh Ilham Q. Moehiddin
Terbangun pada kecipak air
amat eksotik kota anyir
Ada rencana yang tergelincir
: bergendola sambil kusimak La Clamenza di Tito
Belum lama kita di sini
Venesia asing bagi kita
Disekeliling kita banyak orang vini
tak berwajah, dan pula tak bernama
Yang kita kenali dari Venesia
hanya gendola-gendola besar
gedung tinggi berwajah Renaisance
Perempuan dalam air
: amat indah. Aku disini saja
Seorang gadis lain menunggu, sedari tadi
Ia pun mengajak keliling Venesia pagi ini
Venesia tak bernama
Venesia tak bersahaja
Kita lanjutkan rencana yang tertunda
: bergendola.
Ketika mendengarkan denting piano Mozart
Lenganku digelayuti manja
Maria de Fuente, namanya
[]
Buat kawan Adriany Lagnitto,
1998, Venesia, Italia.
