Orangtua Juga Punya Aturan dalam Jaringan Online

oleh Liz Perle

diterjemahkan bebas oleh Ilham Q Moehiddin

Liz Perle adalah Editor Kepala pada Coomon Sense Media, sebuah lembaga nirlaba yang mendorong pemahaman keluarga dan anak-anak terhadap pengaruh media dan dunia hiburan. Organisasi ini percaya para orangtua harus punya pilihan dan bersuara tentang media yang ditonton anak-anak mereka. Facebook meminta Liz untuk berbagi berbagai aspek/tips untuk orangtua agar mereka dapat mengatur tehnologi atau situs yang aman buat anak-anak mereka.

Dimana anak-anak belajar tentang perilaku online yang baik? Dari teman sebaya mereka, mungkin. Mungkin juga dari guru. Tetapi orangtua memiliki pengaruh yang besar untuk memastikan anak-anak menggunakan tehnologi yang bermanfaat dengan cara yang bertanggungjawab. Bagi orangtua, itu berarti tidak sekadar berbicara, tetapi melakukan.

Ini benar-benar tugas orangtua untuk menjelaskan dasar-dasar tehnologi online yang aman dan menekankan pentingnya menjaga privacy dalam dunia maya dimana saat mereka berbagai sesuatu kepada salah seorang teman online, maka hal yang sama akan sangat cepat diketahui oleh orang lain. Orangua harus yakin anak-anak mereka mengerti terhadap sesuatu, dan segala sesuatu yang mereka bagikan secara online akan dapat dilihat, ditiru, digandakan dan dikirim kesemua orang secara cepat dan singkat.

Ini adalah tugas orangtua untuk memastikan anak-anak mengerti terhadap segala sesuatu yang bakal terjadi saat anak-anak meninggalkan situs online; yang disebut sebagai “jejak digital”—adalah jejak, berupa data digital, yang pasti Anda tinggalkan ketika usai berhubungan secara online, dan jejak ini nyaris tidak mungkin dapat ditarik kembali. Saya meminta pendapat anak saya tentang fotonya ketika berumur 8 tahun saat Halloween yang tampak sangat lucu. Dua tahun kemudian, permintaan itu memalukan bagi anaknya. Katakan saja, hal-hal tersebut tidak akan berguna sama sekali saat anaknya memasuki usia berpacarannya.

Tetapi, bagaimana seharusnya orangtua bersikap? Anak-anak belajar dari orangtua mereka, tidak saja dari apa yang orangtua mereka katakan tetapi juga dari apa yang orangtua lakukan. Sikap positif harus lebih banyak diperlihatkan orangtua kepada anak-anak saat online, untuk kemudian akan ditiru anak-anak mereka.

Di Common Sense Media, kami bekerja mendorong anak-anak dan keluarga untuk menyadari kekuatan tehnologi digital yang ada disekitar kehidupan mereka. Membantu anak-anak mempelajari perilaku bertanggungjawab, hanya sebagian dari kerja lembaga ini. Para orangtua juga memiliki beberapa Panduan Peraturan yang harus mereka ikuti:

Model Perilaku Baik. Jika anak-anak Anda melihat Anda menerima telepon saat makan malam atau saat kegiatan keluarga berlangsung, lalu mengapa anak-anak Anda harus mendengar petuah Anda untuk mematikan telepon mereka pada moment yng sama.

Beri Perhatian. Cari tahu apa yang dilakukan anak-anak Anda saat berhubungan dengan teman mereka secara online. Sederhananya, bicaralah pada anak-anak Anda tentang penting tidaknya mereka merasa nyaman berhubungan dalam jaringan sosial—Lebih sering berbicara pada mereka seperti ini, maka lebih baik.

Tanamkan Nilai-Nilai. Ada kesalahan atau tidak dalam menggunakan perangkat tehnologi online yang telah meliputi semua bagian kehidupan, baik itu saat online atau ketika menggunakan perangkat bergerak lainnya; cheating, lying, menjadi kacau—jika telah menjadi kebiasaan. Ini akan mengacaukan aturan hidup Andak, tidak peduli dimanapun Anda berada.

Bangun Batasan-Batasan. Tehnologi sungguh dapat digunakan untuk segala hal pada tempat dan waktu yang tepat. Aturlah panduan untuk; kapan dan dimana telepon dapat digunakan, bagaimana mengunduh video dan berselancar di situs.

Anjurkan Keseimbangan. Internet memang membuka pintu ke dunia baru, pada hal-hal baru. Dorong anak-anak Anda untuk menjelajahi dunia nyata mereka dengan baik, sama persis saat ponsel atau layanan internet belum ada.

Kelayakan Bagi Anak-Anak. Biarkan anak-anak Anda tahu bahwa memiliki access tehnologi adalah sebuah keistimewaan. Mari pastikan mereka mengerti hal tersebut.

Jelaskan Apa yang Dipertaruhkan. Biarkan mereka tahu bahwa apa yang mereka capai hari ini dengan kekuatan akan mempermalukan mereka esok.

Kerjakan PR Anda. Akrablah dengan websites dan layanan yang digunakan anak-anak Anda dan catat hal-hal yang mereka unduh. Dengan pengetahuan yang baik, Anda akan menemukan cara menggunakan tehnologi, dan Anda akan lebih sering mengatakan “ya” untuk itu.

Jangan Takut Tehnologi. Jangan takut dengan tehnologi. Pelajarilah buku, kirim sebuah foto, atur profile Facebook, upload sebuah video. Atau biarkan anak Anda menunjukan caranya pada Anda. Mustahil mengarahkan apa yang Anda tidak mengerti. Tidak hanya itu, tetapi memikirkan semua kegelisahan Anda dapat terhindar mengetahui bagaimana hal tersebut bekerja.

Masuki Dunia Mereka dan Nikmati Bersama. Tidak ada orangtua yang menginginkan hubungan dengan anak mereka diantarai peralatan digital. Bergabunglah dalam kegembiraan mereka dan membatu anak Anda melihat hal-hal potensial.
Liz ingin membantu para orangtua menciptakan pengalaman positif untuk anak-anak mereka dengan artikel dan topik yang sesuai dalam situs. Common Sense Media.

About these ads

About ilhamqmoehiddin

[ORGANIZATION]: http://theindonesianwriters.wordpress.com [FACEBOOK]: https://www.facebook.com/ilhamq.moehiddin [TWITTER[: @IlhamQM [GOODREADS]: ilham_qm Lihat semua pos milik ilhamqmoehiddin

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 102 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: